
Asal usul kenapa disebut dengan kue Leker ada sebuah spekulasi menarik. Dari cerita simbah-simbah jaman dahulu kala, konon, orang-orang kompeni Belanda yang ada di Solo suka makan jajanan kue ini. Karena rasanya uenak, maka orang-orang Belanda ini pun menyebutnya sebagai Kue Lekker / Kue Lecker. Kosakata Lekker menurut pemberitahuan seorang kawan di sebuah forumberarti [a surprise!] dan [delicious] atau ekspresi enak atau sedap.
- Paulus Yohanes Darmo Atmojo. Mahasiswa berusia 20 tahun ini masih tercatat sebagai mahasiswa ATMI Surakarta. Paulus, begitu dia sering dipanggil berasal lahir dan besar di Banjarmasin dan saat ini mencoba menuntut ilmu di Surakarta sembari berlatih berwirausaha bersama teman-temannya.
- Yosephin Isputriani . Mahasiswi ATMI Jurusan Design kelahiran Surakarta ini masih menyelesaikan studinya dan bersama Paulus berusaha membangun HAPPY LEKKER. Mereka mendapatkan ide usaha ini karena mereka seorang pecinta makanan .
- Yulius Candra Setiawan . Mahasiswa angkatan 2007 yang sering dipanggil Yulius ini berasal dari Surakarta. Dengan berbekal pengetahuan dagang dari keluarga, Yulius berupaya memadukan konsep usaha ini dengan ilmu-ilmu yang dimilikinya.
- Kresna Nurhadewa . Mahasiswa angkatan 2007 ATMI Surakarta yang sering dipanggil Kresna ini berasal dari Sukoharjo Memiliki keahlian tinggi dibidang tehnik dan berkomitmen membantu dalam penyediaan logistik untuk membangun usaha ini.
- Romanus Panji Saga Dwiangga . Mahasiswa angkatan 2007 yang sering dipanggil Panji ini berasal dari Surakarta, dengan berbekal hobbi corat-coret dan design animasi yang digelutinya sejak sekolah menengah, Panji mengaplikasikan hobbi nya untuk membantu publikasi dari usaha HAPPY LEKKER ini.








